Rabu, 08 Januari 2014

CUKA APEL






Cuka apel merupakan salah satu altenatif pemanfaatan buah apel dengan cara melakukan pengolahan supaya lebih praktis. Cuka apel atau apple cider vinegar ini telah sejak lama digunakan untuk mengatasi berbagai problem kesehatan yang mengganggu.
Dalam kebiasaannya, cuka apel biasa digunakan sebagai penambah rasa asam alami pada masakan. Cuka apel juga kerap digunakan untuk mengawetkan makanan seperti sayur, daging, dan juga acar.
Sementara dalam konteks kesehatan, cuka apel ini sangat berperan untuk membantu program penurunan berat badan Anda, menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, meredakan arthritis, maupun mencegah terjadinya proses penuaan pada kulit.
Ada dua macam jenis cuka apel yakni cuka apel yang terbuat dari fermentasi sari apel dan juga cuka apel yang terbuat dari sari apel beralkohol (cider). Cuka apel yang dibuat dari sari apel beralkohol mengandung kadar alkohol sebanyak 5,85% makanya harus dihindari penggunaannya bagi Anda yang muslim. Berikut merupakan beberapa khasiat dari cuka apel bagi kesehatan tubuh.

Berikut adalah pembuatan Cuka Apel :

Bahan :
  1. Apel 1 kg
  2. Gula 250 gram
  3. Air 3 lt.
  4. Yeast
Peralatan:
  1. Pisau
  2. Timbangan
  3. Kain saring
  4. Baskom
  5. Panic
  6. Gallon atau guci
  7. Kompor.
Cara Pembuatan:
  1. Apel dicuci bersih, kemudian di iris tipis – tipis.
  2. Tambahkan air dan direbus hingga mendidih.
  3. Kecilkan api kompor, tambahkan gula pasir dan biarkan selama 30-45 menit hingga aroma apel keluar.
  4. Kemudian dilakukan penyaringan sehingga diperoleh sari buah apel.
  5. Masukkan sari buah apel ke dalam gallon kemudian tutup rapat agar tidak terkontaminasi udara luar.
  6. Biarkan sari apel di dalam gallon sampai dingin, kemudian tambahkan yeast dan gallon ditutup rapat kembali
  7. Fermentasi sari apel selama 1-2 minggu hingga terbentuk alcohol.
  8. Jika alcohol sudah keluar, tutup gallon dibuka dan diganti dengan kain kasa. Fermentasi kembali selama kurang lebih 2 minggu sehingga terbentuk cuka dan pH mencapai 3-4(semakin lama fermentasi maka cuka akan semakin bagus)
  9. Setelah cuka siap dipanen, ambil cuka dari gallon dan dipasteurisasi (dipanaskan) untuk mematikan mikroba pembentuk asam.
  10. Masukan Cuka hasil panen ke dalam kemasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar